Selasa, 13 Oktober 2015

TUGAS TI KE 12

MULTIMEDIA INTERAKTIF ( MMI)
Berbagai Pemaknaan tentang Multimedia
Menurut Darmawan ( 2012: 31) berbagai pemahaman tentang multimedia terus berkembang seiring dengan perkembangan Teknologi informasi dan Komunikasi baik untuk aspek software maupun hardware yang mendukungnya. Menurut sudut pandang ahli media, sebelum berkembangnya dunia Teknologi Informasi, bahwa multimedia dipandang sebagai suatu pemanfaatan “banyak” media yang digunakan dalam suatu proses interaksi penyampaian pesan dari sumber pesan kepada penerima pesan, salah satunya dalam konteks pembelajaran antara guru dan peserta didik.  
Dalam salah satu buku referensi Multimedia in the Classroom, dijabarkan bahwa multimedia is the combination of the following elements: text, color, graphics, animation, audio and video. Ini berarti bahwa multimedia adalah penggabungan dari beberapa unsur seperti teks, warna, grafik, animasi audio dan video. Sedangkan Robin dan Linda ( dalam Darmawan: 2012) menyatakan bahwa multimedia sebagai alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video. Hofsteder ( dalam Darmawan:2012) menyebutkan bahwa multimedia dapat dipandang sebagai suatu pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak ( video dan animasi ) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan  pemakai untuk melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi.
Sanjaya ( 2012:219), menyatakan bahwa  pembelajaran melalui multimedia adalah pembelajaran yang didesain dengan menggunakan berbagai media secara  bersamaan seperti teks, gambar, (foto), film (video), dan lain sebagainya yang kesemuanya saling bersinergi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang dirumuskan sebelumnya.
Pada awalnya multimedia digunakan sebagai alat bantu mengajar, yang penggunaanya sangat ditentukan dan tergantung pada guru dalam proses pembelajaran dalam kelas. Pada saat mengajar guru menggunakan berbagai jenis media seperti audio ( tape recorder) video, slide, gambar, foto dan sebagainya. Semua itu digunakan secara bersamaan untuk mencapai tujuan pembelajaran. sekarang, setelah ditemukannya komputer, multimedia dapat dirancang dalam komputer itu sendiri sehingga multimedia digunakan bukan hanya sebagai alat bentu mengajar akan tetapi berfungsi sebagai sumber belajar yang dapat dimanfaatkan siswa untuk mempelajari sesuatu secara mandiri. Dalam konteks pembelajaran melalui komputer, multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, dan video dengan alat bantu atau tool dan koneksi ( link ) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditentukan terlebih dahulu.

Bentuk Multimedia
Dalam pengembanganya multimedia dapat dibagi dua, yakni multimedia linier dan multimedia interaktif
Multimedia linier adalah multimedia yang bersifat sekuensial atau berurutan, setiap siswa atau pemakai multimedia ini menggunakannya sesuai dengan urutan setahap demi satahap sesuai dengan pengemasan materi yang ditentukan. Siswa belajar berdasarkan bagian-bagian yang didesain sedemikian rupa secara berirutan dengan waktu yang telah ditentukan.
Multimedia Interaktif
Multimedia interaktif adalah multimedia yang tidak bersifat linier, namun siswa memiliki pilihan sesuai dengan menu yang ditawarkan. Dalam mempelajari satu topik bahasan siswa dapat memilih mana yang akan dipelajari lebih dahulu. Dengan demikian ciri khas dari multimedia interaktif adalah adanya semacam pengontrol yang biasa disebut dengan graphical user interface (GUI) yang bisa berupa icon, button, scroll atau yang lainnya. Setiap GUI tersebut dapat dioperasikan oleh siswa (pemakai) untuk mencari informasi yang diinginkan. Terdapat beberapa keuntungan penggunaan multimedia interaktif diantaranya:
a.    Multimedia interaktif sifatnya lebih dinamis sehingga tidak membosankan.
b.    Multimedia interaktif memberikan pilihan menu yang lebig beragam sehingga siswa sebagai pemakai media ini memiliki kesempatan untuk memilih pilihan yang lebih disukainya.
c.    Kajian materi pelajaran yang lebih lengkap memungkinkan multimedia interaktif lebih memiliki keanekaragaman materi yang dapat dipahami siswa.
d.    Umpan balik dapat diberikan secara beragam, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar.
Dalam membangun multimedia interaktif ini dibutuhkan kejelian dalam memilih software yang memiliki basis berbeda-beda. Dalam perkembangannya, software-software yang lebih ringan dan mudah untuk dipelajari dewas ini semakin banyak dan dapat diunduh dari situs-situs resmi.
Program pembelajaran  interaktif berbasis komputer memiliki nilai lebih, dibanding pembelajaran cetak biasa. Multimedia pembelajaran interaktif mampu mengaktifkan siswa untuk belajar dengan motivasi yang tinggi karena ketertarikannya pada sistem multimedia yang mampu menyuguhkan tampilan teks, gambar, audio, video, suara dan animasi.

Sumber:
Darmawan, Deni. ( 2012). Teknologi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sanjaya, Wina. (2012). Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Sutopo, Hadi A. (2012). Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Pendidikan. Jakarta: Graha Ilmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar